Jakarta, Kompas – Dua kepengurusan Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh
Indonesia bersatu kembali. Ketua Umum Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia Kalibata Sjukur Sarto dan Ketua Umum Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia Hasil Kongres VIII di Malang, Jawa Timur, Yorris Raweyay mendeklarasikan rekonsiliasi kepengurusan di Jakarta, Rabu (1/8).
Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi Muhaimin Iskandar serta Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Indonesia Sofjan Wanandi hadir dalam rekonsiliasi tersebut. Mereka menyambut baik peristiwa bersejarah ini.
Pasca-rekonsiliasi, kini tinggal Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) Yorris dan KSPSI Andi Gani Nena Wea. KSPSI adalah serikat pekerja terbesar dan tertua di Indonesia. Gejolak internal sejak
2007 membuat kepengurusan pecah menjadi tiga.

Yorris mengatakan, proses rekonsiliasi berjalan sejak kongres pada Februari 2012. Dia meminta waktu dua tahun untuk menuntaskan proses rekonsiliasi sampai ke tingkat kepengurusan terbawah sehingga menghasilkan jumlah peserta KSPSI yang valid.

Menurut Yorris, dia akan fokus pada tiga hal, yakni masalah pengupahan, pekerja alih daya (outsourcing), dan memperkuat soliditas serikat pekerja.

Sofjan mengatakan, rekonsiliasi ini sudah lama ditunggu. Pengusaha membutuhkan pekerja sebagai mitra untuk maju. ”Jumlah serikat pekerja/serikat buruh yang banyak ini sudah sangat membingungkan,”
ujar Sofjan. Muhaimin berharap, rekonsiliasi menjadi sejarah bersatunya kembali KSPSI. Ini awal bagi upaya mewujudkan kesejahteraan pekerja.
(HAM)

Ada 4 Komentar Untuk Berita ini

Tulis Komentar

Ganti text
Masukan Kode diatas

List Komentar

Pada tanggal 28 Agustus 2012

Anggota, berkomentar :

Kapan kspsi bisa benar2 jadi SATU KUBU .... supaya lebih Solid dan lebih Kuat Lagi.

Kontak Informasi

Komplek Pemda Bekasi
JL. Ahmad Yani No. 1
Tlp : +62-21 99776295
HP : 081584658233
Fax: +62-21 8853948
E-mail: info@fsplem-bekasi.or.id