Rabu. 11 Januari 2011
Kawasan  Industri MM2100 berlumuran Buruh,…..

Sejak Pukul 05.30 WIB dini hari, Wilayah sekitar kawasan MM2100, tepatnya pintu masuk Tol Cibitung para ribuan buruh sudah  mulai berdatangan untuk melaksanakan unjuk rasa agar Apindo segera mencabut Gugatan atas SK. Gubernur no. 561/2011 tentang Upah Minimum Kabupaten Bekasi 2012.  Pusat atau titik kumpul berawal di Sucopindo depan Lampu Merah Cibitung Bekasi.

Aksi mencabut gugatan Apindo terhadap SK Gubernur Jawa Barat yang sudah keluar pada 21 November 2011 dilakukan serempak oleh sebagian pekerja / buruh bekasi yang tergabung dalam  Buruh Bekasi Bergerak ( B3 ) yang terdiri atas aliansi serikat pekerja dari SPSI, FSPMI, SPN, GSPMI,  di dukung juga oleh serikat pekerja yang ada di bekasi, baik yang independent maupun serikat pekerja baru.

Aksi ini adalah yang kedua setelah sebelumnya gugatan dari Apindo juga terjadi pada 2001 ( 10 tahun silam ). Aksi yang banyak menarik perhatian masyarakat bekasi ini memang ditujukan untuk memberikan tekanan kepada Apindo  kabupaten Bekasi yang telah nyata – nyata menggugat  keputusan dalam persidangan PTUN di bandung, yang sedianya sidang dilanjutkan pada hari yang sama yaitu Rabu. 11  Jan. 2012 di Bandung, namun tertunda karena kendala suatu hal, yang rencananya akan di lanjutkan kembali  pada Senin. 16 Januari 2012 di tempat dan lokasi yang sama yaitu di Bandung.

Konsentrasi massa pada saat aksi terbagi atas 2 area besar yaitu Kawasan MM2100 dan di lokasi Pengadilan PTUN Bandung. Sementara untuk proses bargaining jaminan  tentang upaya pelaksanaan ketentuan SK Gubernur Jawa barat tentang UMK telah di keluarkan dari 3 area target operasi yaitu dari Pengelola Kawasan MM2100, dari Bupati dan dari Gubernur Jawa barat.
Aksi sempat membuat para pendemo akan melakukan sweeping kepada seluruh pabrik yang masih melakukan produksi pada hari itu.

Jumlah peserta aksi kian bertambah banyak walaupun sempat di guyur hujan hingga 2 jam tepat disiang hari, dan mereda pada pkl. 13.30 WIB. Walaupun sempat di terpa hujan dan angin yang sangat kencang, tak membuat semangat pada peserta aksi reda. Guyuran hujan di tengah hari membuat kesegaran dan imun baru bagi para pendemo. Hujan adalah Anugrah sebagai wujud kasih sayang Allah,swt kepada pekerja dan buruh saat itu, karena teriknya panas tentu membuat rasa dahaga yang amat sangat. Segar dan fresh tetap terjaga untuk tetap menyampaikan aksi yang lebih bermakna dan tepat sasaran yaitu Batalkan atau Cabut Gugatn Apindo atas SK yang telah di keluarkan oleh Gubernur  Jawa Barat.

Pengelola kawasan yang kebetulan terus memantau jalannya aksi bersama Pak Kapolres Bekasi juga sempat kehujanan bersama. Namun dalam kehujanan tersebut punya fungsi dan tujuan yang berbeda. Semangat buruh dan pekerja tetap tak terkalahkan. Pak Darwoto selaku atas nama pengelola, terlihat lesu dan resah melihat situasi aksi yang tak pernah surut dari dini hari hingga pkl. 15.00 WIB yang mengakibatkan kemacetan luar biasa baik dari jakarta maupun dari arah cikampek menuju kawasan MM2100. Situasi tersebut tidak bisa dihindari, dan merupakan dampak yang harus diperhitungkan oleh Apindo, berapa ratus milyar kerugian yang harus diderita oleh perusahaan yang tergabung dalam kawasan MM2100. Tentu mungkin uangnya terlalu banyak yang dimiliki oleh Apindo, sehingga kerugian tersebut tidak menjadi persolan penting. Rasa senang dan bercampur duka pada saat itu bisa saja terjadi, terutama bagi para pengguna jalan, dan tentunya itu merupakan pengalaman yang sangat berharga buat apindo dan pekerja.

Pekerja hanya mempunyai kekuatan massa dan apindo mempunyai kekuatan uang. Tentu hal sangat berhubungan erat. Bagi buruh Semakin banyak massa dan waktu yang dikeluarkan untuk aksi maka semakin banyak  uang yang harus di sediakan untuk itu, dan uangnya tidak ada, yang ada hanya semangat bagi pekerja untuk hidup sedikit lebih baik dari tahun sebelumnya.
UMK 2012 adalah sebuah pancuran gletser yang memberi energi baru buat pekerja, karena upah yang biasa dihasilkan tentunya akan mengalami kenaikan walaupun tidak sginifican dan tidak membuat kaya buruh, apalagi membayar cicilan mobil, paling tidak hanya sekedar menambah kualitas makan kebanyakan. Apindo memang kejam karena tidak rela memberi kita lebih baik. Memang semuanya ada hitungan dalam bisnis, tetapi peraturan dilahirkan dari sebuah pemikiran bersama yang dasarnya jelas dan dapat dipertanggung jawabkan.

Sekali Lagi semangat buruh untuk tetap berjuang tak akan pernah pudar….selamat dan terus berjuang
Wahai buruh bekasi, dan gapailah harapanmu , istrimu dan anak-anakmu…..

Ada 11 Komentar Untuk Berita ini

Tulis Komentar

Ganti text
Masukan Kode diatas

List Komentar

Pada tanggal 26 Januari 2012

ferdian, berkomentar :

HASIL SIDANG TGL 26 SANGAT MENGECEWAKAN,,,,,,,,,GIMANA PLAN SELAJUTNYAAAAAAAAAAAA,,,,B3.

Pada tanggal 26 Januari 2012

agung dwi prass, berkomentar :

semua juga ingin mendapatkan keuntungan yang banyak termasuk kita sebagai buruh begitu juga dengan pengusaha bagaimana caranya agar pengusaha sepaham dengan buruh dan buruh pun demikian mengikuti segala aturan dari perusahaan yang kita naungi untuk kesejahteraan dan kelangsungan usaha

Pada tanggal 22 Januari 2012

slamet supono, berkomentar :

Saya mau kasih saran saja untuk APINDO Bekasi ,,,nga usah di belok belokin untuk proses pencabutan gugatannya ,,kan sudah tanda tangan di atas matre ,,,resikonya besar kalau sampai ingkar lagi . BURUH BEKASI BERGERAK adalah contoh untuk buruh seluruh indonesia.

Pada tanggal 22 Januari 2012

slamet supono, berkomentar :

Apindo tlg jangan NEKO NEKO akibatnya besar pikirkan matang matang

Pada tanggal 22 Januari 2012

ferdian ( puk spsi pt wooin ), berkomentar :

Semua anggota sudah enggak sabar menunggu aksi selanjutnya,teruskan aksi sampai apindo mencabut gugatannya,,sofyan wanandi harus tau yang sedang di perjuangkan adalah umk kab bekasi,,bukan seluruh indonesia,,okkkkk,,,,salam perjuangan,,,hidup buruh....

Pada tanggal 22 Januari 2012

ferdian, berkomentar :

Karena kita ada induk organisasi,kita harus ikut instruksi dpc,tapi melihat kondisi sekarang,sepertinya agak susah,,,,,,,akhirnya saling swweping antar perusahaan di kawasan .mm2100....

Pada tanggal 15 Januari 2012

Tomi, berkomentar :

Salam.. saya sih bukan memihak APINDO, tapi saya sangat membutuhkan jalanan dan fasilitas umum. Walau dasar pemikiran dari teman2 buruh tentang UMK sangat saya pemahami, tapi sulit bagi saya untuk bersimpati dengan aksi yang dilakukan. Masih mendinglah saya hanya membutuhkan fasilitas umum tersebut hanya untuk sekedar mencari nafkah buat makan, tapi justru empati saya jatuh ke teman2 dan saudara lain yang saat itu benar2 bahkan darurat membutuhkan perjalanan yang cepat dan lancar. Saya pernah mendengar radio yang secara live mengudarakan suara seorang wanita yang dengan terisak-isak tanpa harapan, bingung harus meminta bantuan pada siapa lagi, sudah terjebak di tengah2 kemacetan lebih dari 2 jam, ketika saat itu dia berada di dalam ambulance yang sedang membawa ibunya dalam kondisi harus segera ditangani ahli dan alat2 medis yang hanya tersedia di RS tujuan. Yang saya tahu wanita atau ibunya itu bukan pengusaha, dan saya juga tidak tahu apakah wanita atau suaminya adalah buruh.. tapi yang jelas mereka menjadi korban.

Pada tanggal 13 Januari 2012

Wisnu ( PT. Chubb Safes Indonesia), berkomentar :

Keberhasilan yang pasti dan terbesar dihari kemarin Rabu,11-01-2012 adalah semua lebur dalam satu bendera... YAITU BURUH !!! mimpi yang jadi kenyataan... Bersatunya Organisasi Buruh Bekasi dalam satu aksi...

Pada tanggal 12 Januari 2012

agus pt chubb safe MM 2100, berkomentar :

Hidup para pejuang-pejuang buruh...semangat tak akan pupus selama kita masih dianggap dan dijadikan budak oleh penguasa... semangat dan tetap galang solidaritas,semoga Allah SWT selalu melimpahkan keridhoan dan keberkahan bagi kita semua...amiin

Kontak Informasi

Komplek Pemda Bekasi
JL. Ahmad Yani No. 1
Tlp : +62-21 99776295
HP : 081584658233
Fax: +62-21 8853948
E-mail: info@fsplem-bekasi.or.id